Karawang || Patriotjabar.com – Suasana demokrasi di tingkat dusun berlangsung meriah dan penuh antusiasme dalam ajang pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) perwakilan Dusun Pedes II, Desa Payungsari, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang. Kegiatan yang digelar pada Selasa (19/8/2026) tersebut menjadi momentum penting bagi masyarakat setempat untuk menentukan wakilnya di lembaga BPD yang berfungsi sebagai penyalur aspirasi warga sekaligus mitra strategis pemerintah desa.
Proses pemilihan ini mendapat perhatian besar dan disambut hangat oleh warga. Selain menjadi pesta demokrasi di tingkat dusun, tingginya partisipasi masyarakat dalam pemungutan suara ini menunjukkan kuatnya kesadaran warga akan pentingnya keterlibatan aktif dalam pengawalan pembangunan desa. Keterlibatan masyarakat secara langsung menandakan bahwa prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat berjalan dengan sangat baik di Desa Payungsari.
Berdasarkan hasil penghitungan suara dari enam kandidat yang bertanding, Rano Karno resmi mengungguli calon lainnya setelah meraih suara terbanyak. Perolehan, suara lengkap seluruh kandidat mencatatkan Aditia Komara (Nomor 1) dengan 0 suara, Toha Mardiana (Nomor 2) meraih 17 suara, Edi Kusnadi (Nomor 3) mengantongi 3 suara, Rano Karno (Nomor 4) memimpin dengan 23 suara, Yosi Firdaus (Nomor 5) memperoleh 3 suara, dan Ilyas (Nomor 6) meraih 20 suara.
Saat ditemui di kediamannya usai penghitungan suara, Rano Karno menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas hasil yang diperoleh dalam kontestasi tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat Dusun Pedes II yang telah memberikan kepercayaan dan amanah kepadanya untuk duduk di BPD Desa Payungsari.
Ia menegaskan, bahwa kemenangan ini merupakan hasil dari kekompakan dan kebersamaan seluruh warga Dusun Pedes II. Tanpa adanya dukungan penuh serta rasa saling percaya dari masyarakat, amanah ini tentu tidak akan terwujud dengan baik. Oleh karena itu, ia berkomitmen untuk menjaga kepercayaan tersebut dengan maksimal dalam menjalankan tugas-tugas kelembagaan.
Mengakhiri keterangannya, Rano Karno mengajak seluruh kandidat dan masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban serta kondusivitas wilayah pascapemungutan suara. Menurutnya, perbedaan pilihan adalah hal yang lumrah dalam proses demokrasi, namun persatuan, persaudaraan, dan kebersamaan warga harus tetap menjadi prioritas utama demi kemajuan Desa Payungsari ke depan.
(Mir)









Komentar