Dugaan Pemotongan Dana ATS dan PIP, Warga Soroti PKBM Usmaniah di Karawang

Karawang || Patriotjabar.com – Warga Desa Karangjaya, Kecamatan Pedes, Kabupaten Karawang, menyoroti dugaan pemotongan dana bantuan pendidikan yang dilakukan oleh PKBM Usmaniah. Bantuan Program Anak Tidak Sekolah (ATS) dan Program Indonesia Pintar (PIP) yang seharusnya diterima penuh oleh siswa, diduga tidak disalurkan secara utuh.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana bantuan pendidikan sebesar Rp1.580.000 per siswa diduga dipotong dengan berbagai alasan. Orang tua siswa menyebutkan bahwa anak mereka hanya menerima sekitar Rp200.000 setelah dipotong biaya seragam dan upah yang disebut mencapai Rp600.000.

Tak hanya itu, siswa juga diwajibkan membeli seragam dari pihak PKBM. Bagi penerima bantuan ATS maupun PIP, dana bantuan disebut langsung dipotong untuk pembayaran seragam tanpa ada pilihan lain.

Salah seorang wali murid yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa atas dugaan pemotongan tersebut.

“Sangat kecewa, Kang. Bantuan untuk anak malah dipotong besar-besaran. Harusnya kan itu untuk kebutuhan sekolah anak,” ujarnya kepada wartawan.

Selain dugaan pemotongan dana bantuan, orang tua murid juga memperlihatkan bukti kwitansi pembayaran administrasi paket senilai Rp750.000 yang dibebankan kepada siswa.

Sejumlah warga bahkan menduga adanya praktik pemalsuan data untuk memperoleh bantuan dalam jumlah lebih besar.

Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada pihak PKBM Usmaniah melalui pesan WhatsApp dan panggilan ke nomor kontak +6285691484XXX. Namun, pihak PKBM belum memberikan tanggapan atau klarifikasi terkait tudingan tersebut. Minggu (15/02/2026)

Warga berharap Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang dan instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan agar penyaluran bantuan pendidikan dapat berjalan transparan dan tepat sasaran.

(Ifan)