Warga Resah, Kabel Telkom Semrawut di Dusun Warudoyong Utara; Aduan Warga Tak Kunjung Direspons

KARAWANG || Patriotjabar.com – Kondisi kabel jaringan telekomunikasi milik Telkom yang terpasang semrawut dan menjuntai rendah di wilayah Dusun Warudoyong Utara, RT 33/RW 07, Desa Rengasdengklok Selatan, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, semakin meresahkan warga. Selain mengganggu estetika lingkungan, keberadaan kabel yang tidak tertata rapi tersebut dinilai berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat.

Kepala Dusun Warudoyong Utara, Muktar, mengungkapkan bahwa kondisi kabel yang semrawut tersebut sudah berlangsung cukup lama tanpa adanya penanganan serius dari pihak terkait. Menurutnya, situasi saat ini sudah sangat mengkhawatirkan dan memerlukan perhatian segera.

“Juntaian kabel yang terlalu rendah sering kali hampir menyentuh kendaraan roda empat maupun truk yang melintas di jalan utama dusun. Warga khawatir jika sewaktu-waktu kabel tersangkut kendaraan besar, putus, dan membahayakan pengguna jalan maupun warga yang sedang beraktivitas di sekitarnya,” ujar Muktar.

Untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, pemerintah dusun mengaku telah berupaya melakukan koordinasi dan pelaporan kepada pihak terkait. Muktar menjelaskan bahwa dirinya telah beberapa kali mengajukan laporan dan permohonan penanganan kepada PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Rengasdengklok, mengingat kabel-kabel tersebut berada pada jalur tiang yang sama.

Namun, hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya tindakan nyata maupun respons dari pihak terkait terhadap laporan yang telah disampaikan. Kondisi tersebut menimbulkan kekecewaan di kalangan aparat dusun dan masyarakat yang merasa keluhan mereka belum mendapatkan perhatian.

Muktar berharap pihak Telkom maupun PLN dapat segera turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan, koordinasi, serta penataan ulang jalur kabel agar lebih aman dan tertata. Menurutnya, sinergi antarinstansi sangat diperlukan demi menjaga keselamatan masyarakat dan mencegah terjadinya insiden yang tidak diinginkan.

“Kami berharap ada tindakan cepat sebelum terjadi hal yang membahayakan warga. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas,” pungkasnya.

(Mir)

Komentar