KARAWANG || Patriotjabar.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, ajakan untuk menjaga persatuan dan menciptakan suasana damai menjadi pesan penting bagi masyarakat. Lili Suherman mengajak seluruh warga agar menyikapi perbedaan pilihan secara bijak serta menghindari perselisihan yang dapat merusak hubungan antarmasyarakat.
Pesan tersebut, disampaikan melalui sebuah gambar yang diunggah dalam status WhatsApp Lili Suherman, Senin (26/10/2026). Dalam unggahan itu, ia menekankan bahwa perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling bermusuhan.
“Walaupun kita berbeda pilihan, mari kita sukseskan Pilkades dengan ide-ide membangun dan kreatif untuk kemenangan para calon kita, bukan saling menghujat satu sama lain,” demikian pesan yang tertulis dalam unggahan tersebut.
Pesan tersebut, mengajak masyarakat, termasuk para pendukung calon kepala desa, untuk lebih mengutamakan gagasan, program kerja, serta kontribusi nyata bagi kemajuan desa daripada terlibat dalam perselisihan atau saling menjatuhkan.
Pilkades bukan hanya menjadi ajang kompetisi untuk memperoleh dukungan masyarakat, tetapi juga merupakan momentum bagi warga untuk menentukan pemimpin yang diharapkan mampu menjalankan pemerintahan desa dan mendorong pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.
Karena itu, perbedaan pilihan hendaknya tidak menjadi alasan untuk memutus tali silaturahmi, memunculkan permusuhan, ataupun menyebarkan informasi yang berpotensi memecah belah warga.
Sebaliknya, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi secara dewasa, menjaga ketertiban, serta menghormati hak setiap warga dalam menentukan pilihan tanpa tekanan maupun intimidasi.
Ajakan tersebut, mengingatkan masyarakat agar menjadi pemilih yang cerdas dengan mempertimbangkan visi, misi, integritas, serta gagasan dan program setiap calon dalam membangun Desa Kalangsurya.
Slogan “Jadilah Pemilih Cerdas” yang ditampilkan dalam unggahan itu menjadi pengingat bahwa kualitas demokrasi tidak hanya berkaitan dengan hasil pemilihan, tetapi juga dengan proses yang berlangsung secara sehat, tertib, dan saling menghormati.
Pilkades, yang berlangsung damai diharapkan dapat menjadi landasan untuk membangun kebersamaan setelah seluruh tahapan pemilihan selesai. Siapa pun calon yang nantinya memperoleh kepercayaan masyarakat, persaudaraan dan kepentingan Desa Kalangsurya harus tetap menjadi prioritas bersama.
Semangat demokrasi, yang sehat perlu diwujudkan melalui persaingan yang mengedepankan gagasan, kreativitas, serta program yang bermanfaat bagi masyarakat, bukan melalui hujatan maupun permusuhan.
Pada akhirnya, Pilkades yang sukses bukan semata-mata tentang kemenangan salah satu calon, melainkan juga tentang kemampuan masyarakat menjaga persatuan di tengah perbedaan pilihan demi kemajuan Desa Kalangsurya.
(Isak)
