CIREBON || Patriotjabar.com — Forum Masyarakat Sipil untuk Keadilan dan Demokrasi (FORMASI) Cirebon meminta Pemerintah Kabupaten Cirebon melakukan evaluasi terhadap proses lelang paket pekerjaan di Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) senilai sekitar Rp55 miliar.
Aspirasi ini, disampaikan sebagai bentuk kepedulian terhadap tata kelola keuangan daerah, agar setiap tahapan penganggaran dan pengadaan berjalan sesuai ketentuan.
Sekretaris Jenderal FORMASI Cirebon, Adv. Teja Subekti, SH., MH., menegaskan pentingnya evaluasi untuk menjaga prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepastian hukum dalam pengelolaan APBD.
“Kami berharap proses ini ditinjau secara menyeluruh, sehingga pelaksanaannya benar-benar sesuai aturan dan mengedepankan kepentingan masyarakat,” ujarnya.
Menurut FORMASI, apabila masih terdapat hal yang perlu diklarifikasi, baik secara administratif maupun prosedural, maka evaluasi menjadi langkah bijak sebelum lelang dilanjutkan.
FORMASI, mendorong pemerintah daerah melakukan audit internal melalui Inspektorat guna memastikan seluruh tahapan perencanaan dan penganggaran berjalan sesuai mekanisme.
Selain itu, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) diharapkan meninjau ulang alokasi anggaran, termasuk kemungkinan penyesuaian melalui APBD Perubahan jika diperlukan.
FORMASI, turut membuka ruang bagi aparat pengawas internal pemerintah (APIP) maupun aparat penegak hukum untuk melakukan pendalaman lebih lanjut.
Meski demikian, FORMASI menegaskan bahwa penyampaian aspirasi ini merupakan bagian dari partisipasi publik dalam pengawasan, dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Harapannya, setiap kebijakan yang diambil dapat memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah,” kata Teja.
(M. Nasir)









Komentar