KUNINGAN || Patriotjabar.com — Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar, menegaskan bahwa guru madrasah harus mampu menjadi sosok inspiratif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Pernyataan tersebut, disampaikan saat menghadiri Workshop Kepala Madrasah dan Guru se-Kabupaten Kuningan yang dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang Punggawa Madrasah Nasional Indonesia (PGMNI) Kuningan 5, Sabtu (25/4/2026).
Kegiatan yang digelar di Ballroom Arya Kamuning itu diikuti sekitar 200 peserta yang terdiri dari kepala madrasah dan guru. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 23 orang resmi dilantik sebagai pengurus PC PGMNI Kuningan 5.
Sejumlah pejabat dan tokoh pendidikan turut hadir, di antaranya Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dudy Pamuji, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan Carlan, perwakilan Kementerian Agama Kabupaten Kuningan, Ketua Umum PB PGMNI Heri Purnama, serta Wakil Rektor Universitas Muhammadiyah Kuningan.
Dalam sambutannya, Bupati Dian menekankan pentingnya peran guru madrasah dalam sistem pendidikan.
“Berbicara pendidikan tanpa melibatkan guru madrasah, rasanya seperti sayur tanpa garam,” ujarnya.
Ia menambahkan, guru madrasah tidak hanya berperan dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter peserta didik.
Menurutnya, pesatnya perkembangan teknologi menuntut para guru untuk terus beradaptasi. Generasi saat ini merupakan generasi digital yang membutuhkan pendekatan pembelajaran yang relevan.
“Guru harus mampu memanfaatkan teknologi dan menghadirkan pembelajaran yang interaktif, kreatif, serta inspiratif,” katanya.
Ia menegaskan, bahwa peran guru tidak cukup hanya sebagai penyampai materi.
“Saya berharap guru madrasah menjadi guru yang inspiratif, bukan sekadar guru kurikulum,” tegasnya.
Bupati Dian turut mengapresiasi terbentuknya kepengurusan PGMNI di Kabupaten Kuningan. Ia berharap organisasi tersebut dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan kualitas pendidikan.
“Kegiatan ini menjadi bahan bakar semangat bagi para guru untuk terus meningkatkan kapasitas dan kompetensinya,” tandasnya.
Sementara itu, Ketua Umum PB PGMNI, Heri Purnama, mengapresiasi kehadiran Bupati Kuningan sebagai bentuk dukungan nyata terhadap penguatan peran guru madrasah.
Ia juga menyampaikan bahwa PGMNI terus mendorong peningkatan kesejahteraan guru madrasah di tingkat nasional, termasuk memperjuangkan pengangkatan guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh PD PGMNI Kabupaten Kuningan ini mengusung tema:
“Sinergi guru dan kepala madrasah dalam membangun lingkungan belajar yang sehat dan inspiratif.”
Tema tersebut diharapkan mampu memperkuat kolaborasi dalam menghadapi tantangan pendidikan di era digital.
Reporter: M. Nasir
Biro: Cirebon






Komentar