Satu Tahun Kepemimpinan Aep–Maslani, Pemkab Karawang Paparkan Capaian Infrastruktur hingga IPM

Berita, Daerah127 views

Karawang || Patriojabar.com – Memasuki satu tahun masa kepemimpinan, Bupati Karawang Aep Syaepuloh bersama Wakil Bupati Maslani memaparkan capaian kinerja serta program prioritas yang telah direalisasikan kepada masyarakat. Laporan tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat selama periode 2024–2025. Rabu (04/03/2026)

Dalam pemaparannya, Bupati menyampaikan bahwa pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan penggunaan anggaran secara efektif dan tepat sasaran.

“Kami pemerintah daerah terus berupaya untuk merealisasikan anggaran dengan sebaik-baiknya, tentunya dengan proses penggunaan anggaran yang seefektif mungkin untuk kepentingan masyarakat,” ujar Aep.

Selama satu tahun kepemimpinan, Pemkab Karawang mencatat pembangunan 2.870 unit rumah tidak layak huni (rutilahu). Selain itu, pemerintah daerah kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk ke-10 kalinya secara berturut-turut dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.

“Alhamdulillah, apa yang kami lakukan sejalan dengan raihan predikat WTP yang ke-10 kali berturut-turut yang diberikan oleh BPK RI untuk Kabupaten Karawang,” katanya.

Di sektor pendidikan, sebanyak 380 sekolah telah direhabilitasi serta dilakukan pembangunan sarana dan prasarana. Pemerintah daerah juga menuntaskan seluruh pembangunan fisik yang direncanakan pada 2025.

Selain itu, perbaikan dan peningkatan kualitas jalan dilakukan di sejumlah titik, termasuk penguatan fasilitas umum dan gedung pemerintahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat tata kelola pemerintahan.

“Kami fokus pembangunan fasilitas umum dan pemerintahan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat tata pemerintahan. Ke depan, kami akan menata setiap sudut wilayah di Kabupaten Karawang,” tegasnya.

Pada 2025, Kabupaten Karawang meraih 33 penghargaan tingkat provinsi dan nasional. Salah satu capaian yang disorot adalah Rekor Bazar UMKM Terlama di Indonesia dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Pemerintah daerah juga menerima anugerah Figur Akselerator Kemajuan dan Tokoh Pelindung Petani dan Lahan Pangan Berkeadilan, yang dinilai sebagai indikator tren positif pembangunan daerah.

“Ini menunjukkan bahwa Karawang tidak pernah berhenti berinovasi dan berprestasi,” ungkap Aep.

Di bidang ekonomi, Pemkab Karawang memberikan dukungan terhadap pelaku UMKM dan sektor pertanian, serta memperkuat ekosistem industri guna mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Penataan jalur transportasi menjadi salah satu fokus ke depan untuk mempermudah mobilitas ekonomi.

Wakil Bupati Maslani menambahkan, koordinasi antarorganisasi perangkat daerah terus diperkuat agar pelaksanaan program berjalan efektif.

“Kami bekerja secara kolaboratif. Semua perangkat daerah bergerak bersama agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan capaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pada 2024, IPM Karawang tercatat 73,82 dan pada 2025 terealisasi sesuai target di angka 74,06.

“Berpedoman pada indeks pembangunan manusia tahun 2024 yang mencapai 73,82, kami terus membenahi dan bekerja lebih baik. Alhamdulillah pada 2025 target 74,06 telah terealisasi. Semoga capaian ini menjadi pijakan untuk memperkuat sinergi dalam mewujudkan tata pemerintahan yang baik dan pelayanan publik yang semakin berkualitas,” paparnya.

Optimalisasi pelayanan administrasi publik juga terus dilakukan agar lebih cepat, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Sejumlah warga menyampaikan apresiasi atas program yang telah direalisasikan. Ruhalu, salah satu penerima bantuan rumah layak huni, mengucapkan terima kasih kepada Bupati Karawang atas pembangunan rumah yang kini ditempatinya.

Ucapan terima kasih juga disampaikan masyarakat atas pembangunan jalan yang dinilai mempermudah aktivitas sehari-hari, serta Kepala SDN Anggadita yang mengapresiasi rehabilitasi dan pembangunan sarana prasarana sekolah.

Meski berbagai capaian telah diraih, Bupati mengakui masih terdapat tantangan, termasuk keterbatasan anggaran dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk memastikan program tepat sasaran.

“Kami terus berupaya menghadirkan pemerintahan yang responsif dan berpihak kepada masyarakat. Pembangunan yang dilakukan bukan hanya fisik, tetapi juga peningkatan kualitas pelayanan,” tegasnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawal pembangunan daerah.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan dan partisipasi masyarakat sangat penting agar Karawang semakin maju dan sejahtera,” tutupnya.

Satu tahun kepemimpinan Aep–Maslani menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan untuk melanjutkan program pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Karawang.

(Red)