Karawang || Patriotjabar.com – Pembangunan Turap saluran pertanian Dusun Jatiboros RT.012 RW.004 Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, jadi sorotan Warga Pekerjaan Acak Kadut ,Selasa (12/12/2023).
Pasalnya, pekerjaan yang sudah berjalan beberapa hari ini tidak dipasang papan nama proyek. Sehingga hal ini membuat keterbukaan informasi.
Hal itu kemudian menjadi bahan Pertanyaan Publik, bahwa proyek yang dibangun menggunakan anggaran pemerintah itu dinilai proyek Siluman, sebab sama sekali tidak terpasang papan nama informasi proyek saat melaksanakan kegiatan pembangunan.
Sesuai amanah Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) Nomor 14 tahun 2008 dan perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 tahun 2012, dimana mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai Negara wajib memasang papan nama proyek, dimana memuat jenis kegiatan, lokasi proyek nomor kontrak,
waktu pelaksanaan proyek dan nilai kontrak serta jangka waktu atau lama pekerjaan.
Pekerjaan proyek penataan turap Desa Kertajaya terlihat di kerjakan terburu-buru sehingga hasilnya tidak maksimal. Tidak ada pembongkaran pondasi, langsung dilakukan pemasangan batu belah tumpang tindih dengan pondasi batu yang lama Kuat dugaan penataan turap dikerjakan tidak sesuai Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan di sinyalir bermain curang.
Menurut seorang warga petani yang engan di sebutkan namanya mengatakan.
“Pondasi turap lama tidak di bongkar, langsung di timpah dengan pasangan batu baru, Pekerjaan tidak ada galian tanpa kisdam untuk ketinggian pun tidak jelas ketinggiannya berapa. Untuk menutupi permainan curang itu langsung ditutupi dengan adukan semen,” ujar seorang warga Desa Simpang Parit di lokasi,”Ucapnya.
Terpisah Pemdes Kertajaya saat dikonfirmasi Di kantor desa mengatakan, yang jelas bukan proyek desa Itu proyek Dinas PUPR Kabupaten Karawang Pekerjannya pun sempat di komplain warga karena pekerjaan tidak maksimal, Selasa (12/12/23)
“Untuk mencegah terjadinya kegagalan kontruksi, oleh karena itu sebagai Praktisi Kontruksi secara etika profesi dan profesionalisme harus benar-benar bisa mempertanggung jawabkan pekerjaan. Kami meminta agar pekerjaan itu di lakukan pembongkaran dan di tata ulang kembali,” Tegasnya .
Dengan Mengedepankan Praduga tak Bersalah adanya dugaan pembangunan penurapan saluran air yang didanai Uang Rakyat dikerjakan di kerjakan tidak rapih.
Dan dengan terbitnya tayangan Berita setidaknya bisa dijadikan alat Koreksi bagi pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Inspektorat dan BPK segera Reaksi.
(Iyan)






Komentar