Empat Warga Kamurang Menanti Realisasi Bantuan Rulahu, Harapan Rumah Layak Huni Masih Menggantung

KARAWANG || Patriotjabar.com – Harapan empat warga Desa Kamurang, Kecamatan Tirtamulya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, untuk memiliki rumah layak huni hingga kini masih menggantung. Meski rumah mereka telah disurvei oleh tim Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Karawang, kepastian realisasi bantuan Rumah Layak Huni (Rulahu) yang dinantikan belum juga diperoleh.

Kondisi tersebut, membuat para calon penerima bantuan harus bersabar menunggu kepastian dari pemerintah daerah. Mereka berharap program bantuan Rulahu yang telah lama dinantikan segera direalisasikan, sehingga dapat tinggal di rumah yang lebih layak, aman, dan nyaman.

Berdasarkan, informasi yang dihimpun, terdapat empat calon penerima bantuan Rulahu di Desa Kamurang yang rumahnya telah disurvei oleh tim Dinas PRKP Kabupaten Karawang. Dua di antaranya adalah Cicih dan Asih, warga Kampung Karangmulya RT 15/RW 008. Sementara itu, dua calon penerima lainnya berasal dari wilayah Kampung Babakan Cau dan Karangmulya.

Setelah, rumah mereka disurvei sekitar Februari 2026, para calon penerima sempat menaruh harapan besar agar bantuan tersebut segera direalisasikan. Namun, hingga Jumat (16/10/2026), mereka masih menunggu kejelasan mengenai jadwal pelaksanaan pembangunan rumah yang diharapkan.

Bagi warga yang kondisi rumahnya membutuhkan perbaikan, bantuan Rulahu merupakan program yang sangat berarti. Karena itu, kepastian waktu pelaksanaan menjadi hal penting agar masyarakat tidak terus-menerus menunggu tanpa kejelasan.

Saat dikonfirmasi, mengenai perkembangan dan jadwal realisasi bantuan tersebut, Ali, salah satu pejabat Dinas PRKP Kabupaten Karawang, memberikan tanggapan melalui pesan WhatsApp.

“Waalaikumsalam, hampir sama kaya gini kurang lebih, Pak. Ini masih proses. Akan terbangun tahun ini,” jawab Ali singkat.

Pernyataan tersebut, memberikan harapan bagi para calon penerima bahwa pembangunan rumah mereka direncanakan terlaksana pada 2026. Meski demikian, warga masih membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai jadwal pasti pelaksanaan pembangunan agar dapat mengetahui kapan bantuan tersebut mulai direalisasikan.

Sementara itu, Edi, tokoh masyarakat setempat, meminta Dinas PRKP Kabupaten Karawang segera memberikan kejelasan sekaligus merealisasikan bantuan bagi warga yang telah menjalani proses survei.

“Kami dari tokoh masyarakat berharap pihak Dinas PRKP agar segera merealisasikan bantuan Rulahu. Karena keempat orang yang rumahnya sudah disurvei sudah sepantasnya mendapatkan bantuan tersebut. Setahu kami, survei dilakukan sekitar Februari 2026 oleh tim Dinas PRKP. Jadi, kasihan mereka sudah menunggu sangat lama, tetapi belum mendapatkan kejelasan atau kepastian kapan akan dibangun,” ungkap Edi, Jumat (16/10/2026).

Menurut Edi, pemerintah daerah perlu memberikan perhatian terhadap warga yang telah mengikuti tahapan pendataan dan survei. Informasi mengenai perkembangan proses bantuan dan kepastian jadwal pembangunan dinilai penting agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana usulan mereka telah diproses.

Ia berharap, jangan sampai warga yang telah menjalani tahapan survei terus menunggu tanpa memperoleh informasi yang jelas mengenai kelanjutan program tersebut.

Melalui pemberitaan ini, masyarakat berharap Kepala Dinas PRKP Kabupaten Karawang beserta kepala bidang yang membidangi program Rulahu dapat memberikan respons dan penjelasan terbuka mengenai perkembangan bantuan bagi empat calon penerima di Desa Kamurang.

Warga berharap, pernyataan bahwa pembangunan akan dilaksanakan pada tahun ini benar-benar diwujudkan. Dengan demikian, mereka tidak hanya menerima informasi bahwa bantuan masih dalam proses, tetapi juga memperoleh kepastian mengenai jadwal pelaksanaannya.

Hingga berita ini disusun, jadwal pasti pembangunan bagi keempat calon penerima bantuan Rulahu tersebut masih belum diketahui. Masyarakat pun menantikan tindak lanjut dari Dinas PRKP Kabupaten Karawang agar harapan untuk memiliki rumah layak huni tidak terus menggantung.

(Red)

Komentar