KARAWANG || Patriotjabar.com – Antusiasme simpatisan mewarnai penetapan nomor urut calon Kepala Desa Kalangsurya, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, Kamis (15/10/2026). Lili Suherman, S.H., resmi mendapatkan nomor urut 1 dalam kontestasi Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kalangsurya yang diikuti tiga kandidat.
Kehadiran, para simpatisan yang memberikan dukungan kepada Lili Suherman menambah semarak suasana penetapan nomor urut. Para pendukung tampak antusias mengawal langkah kandidat yang mereka harapkan dapat kembali memimpin Desa Kalangsurya.
Di tengah suasana tersebut, salah seorang pendukung Lili menyampaikan ungkapan penuh semangat yang menarik perhatian. Ia mengibaratkan dukungannya kepada Lili seperti kebutuhan akan cahaya dalam kehidupan sehari-hari.
“Buat beli lilin, kalau masih ada lampu, buat apa cari yang lain? Kalau Pak Lili masih nomor 1, lanjutkan tiga periode!” ujar salah seorang pendukung Lili Suherman.
Ungkapan tersebut, mencerminkan loyalitas pendukung yang menginginkan keberlanjutan kepemimpinan Lili Suherman di Desa Kalangsurya. Bagi mereka, nomor urut 1 menjadi simbol optimisme dalam menghadapi tahapan Pilkades selanjutnya.
Meski demikian, dukungan tersebut merupakan bagian dari dinamika demokrasi di tingkat desa. Setiap warga tetap memiliki hak untuk menentukan pilihan berdasarkan penilaian, harapan, serta pertimbangan masing-masing terhadap calon pemimpin yang dinilai mampu membawa kemajuan bagi desa.
Di tengah antusiasme para pendukung, Lili Suherman mengajak seluruh kandidat untuk mengedepankan sportivitas dan menjaga persaudaraan selama berlangsungnya kontestasi Pilkades.
Menurutnya, pemilihan kepala desa bukan sekadar ajang persaingan untuk meraih suara, melainkan juga momentum demokrasi yang harus dijalankan secara sehat demi kepentingan masyarakat.
“Mari kita berkompetisi dengan mengedepankan sportivitas, karena kita punya tujuan memajukan warga desa,” ujar Lili Suherman.
Ia berpesan, kepada para pendukungnya agar senantiasa menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu perselisihan.
“Untuk para pendukung saya, mari kita tetap tertib dan jangan terprovokasi. Kita semua bersaudara, satu desa. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah belah,” pesannya.
Lili menegaskan, bahwa perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang harus disikapi secara dewasa. Menurutnya, dukungan terhadap calon masing-masing hendaknya disampaikan dengan cara santun tanpa menimbulkan permusuhan di tengah masyarakat.
Ia berharap, seluruh tahapan Pilkades Kalangsurya dapat berlangsung aman, damai, dan kondusif. Sebab, tujuan utama kontestasi tersebut bukan hanya memenangkan persaingan, tetapi juga mendorong kemajuan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan ditetapkannya nomor urut para kandidat, masyarakat Desa Kalangsurya kini bersiap menghadapi tahapan Pilkades berikutnya. Semangat demokrasi diharapkan tetap berjalan beriringan dengan terjaganya persatuan dan kerukunan antarwarga.
Bagi para pendukung Lili Suherman, nomor urut 1 menjadi penyemangat sekaligus simbol optimisme untuk menghadapi kontestasi. Seruan “lanjutkan tiga periode” pun menjadi gambaran harapan sebagian pendukung terhadap keberlanjutan kepemimpinannya.
Namun, hasil akhir tetap ditentukan oleh pilihan masyarakat melalui mekanisme Pilkades sesuai ketentuan yang berlaku.
Perbedaan, dukungan politik tidak seharusnya merusak hubungan persaudaraan yang telah terjalin di tengah masyarakat. Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan warga, kepentingan bersama harus tetap menjadi prioritas, yakni membangun Desa Kalangsurya agar semakin maju, aman, dan sejahtera.
(Red)






Komentar