Karawang || Patriotjabar.com – Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) yang diinisiasi Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di Desa Kertamukti, Kecamatan Cilebar, Kabupaten Karawang, telah berhasil direalisasikan. Kehadiran program tersebut disambut positif oleh para petani yang menilai pembangunan infrastruktur irigasi ini akan meningkatkan kelancaran distribusi air untuk lahan pertanian.
H. Udin dan H. Surnata, petani asal Desa Kertamukti, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada pemerintah pusat serta BBWS atas terealisasinya pembangunan saluran irigasi tersebut. Menurut mereka, pekerjaan sepanjang kurang lebih 380 meter itu telah dilaksanakan dengan baik dan sesuai prosedur berkat kerja sama yang solid dari seluruh pihak yang terlibat.
Mereka juga memberikan apresiasi kepada tim pelaksana, khususnya Ketua Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Desa Kertamukti, Ocep, yang dinilai aktif mengawal jalannya pembangunan hingga selesai. Kepercayaan yang diberikan pemerintah kepada pengurus P3A diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan sektor pertanian dan peningkatan hasil panen masyarakat.
Saluran irigasi yang telah diperbaiki tersebut diperkirakan mampu mengairi sekitar 10 hektare lahan pertanian produktif yang membentang dari wilayah utara hingga selatan desa. Dengan optimalisasi jaringan irigasi ini, para petani optimistis pasokan air akan lebih terjamin, terutama saat musim kemarau, sehingga dapat meminimalkan risiko kekeringan yang selama ini menjadi kendala bagi aktivitas pertanian.
Salah seorang petani, Kamaludin, menegaskan bahwa seluruh petani berkomitmen menjaga dan merawat infrastruktur yang telah dibangun. Menurutnya, pemeliharaan secara gotong royong akan terus dilakukan, termasuk membersihkan saluran apabila terjadi penyumbatan, mengingat irigasi tersebut merupakan aset penting bagi keberlangsungan pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
Di akhir keterangannya, Kamaludin berharap program P3-TGAI dapat terus dilanjutkan dengan cakupan yang lebih luas di berbagai wilayah. Menurutnya, keberlanjutan program ini sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung kesejahteraan para petani yang menggantungkan hidup pada sektor agraria.
(Amir)






Komentar