KARAWANG, Patriotjabar.com — Semangat gotong royong dan kebersamaan masyarakat terlihat dalam pembangunan Masjid Al Mutaqin yang berlokasi di Dusun Krajan RT 03/RW 01, Desa Kedungjeruk, Kecamatan Cibuaya, Kabupaten Karawang, Senin (12/10/2026).
Pembangunan masjid tersebut, menjadi wujud kepedulian masyarakat dalam menyediakan sarana ibadah yang diharapkan tidak hanya menjadi tempat melaksanakan salat, tetapi juga pusat kegiatan keagamaan, pendidikan Islam, serta mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Warga setempat, tampak bersatu padu memberikan dukungan sesuai kemampuan masing-masing. Mulai dari bantuan tenaga, sumbangan material, hingga dukungan dari para donatur menjadi bagian penting dalam proses pembangunan rumah ibadah tersebut.
Peletakan batu pertama, pembangunan Masjid Al Mutaqin menjadi momentum untuk memperkuat persatuan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat berbagi dan kepedulian sosial.
Ketua DKM Masjid Al Mutaqin, Abah Rawink, beserta jajaran pengurus menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat dan para donatur yang telah memberikan dukungan terhadap pembangunan masjid.
Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan, baik berupa materi, tenaga maupun doa, memiliki arti penting dalam mewujudkan masjid yang nyaman dan bermanfaat bagi masyarakat.
Atin Supriatin, dari LSM GMBI Distrik Karawang Bidang Investigasi, turut memberikan apresiasi terhadap semangat kebersamaan masyarakat dalam pembangunan Masjid Al Mutaqin.
Ia menilai, partisipasi warga dalam pembangunan rumah ibadah merupakan cerminan kepedulian sosial dan kekuatan kebersamaan yang perlu terus dipertahankan di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Pembangunan Masjid Al Mutaqin ini bukan sekadar mendirikan bangunan fisik, tetapi juga menjadi simbol persatuan, kepedulian, dan keikhlasan masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini patut diapresiasi dan dijaga agar terus tumbuh di tengah masyarakat,” ujar Atin Supriatin.
Ia berharap, pembangunan masjid tersebut dapat berjalan lancar hingga selesai dan nantinya dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, baik sebagai tempat ibadah maupun sebagai pusat pembinaan keagamaan bagi generasi muda.

“Kami berharap seluruh pihak yang memiliki kemampuan dapat ikut berpartisipasi, sesuai dengan kapasitas masing-masing. Tidak harus selalu dalam bentuk materi, karena tenaga, pikiran, dan doa juga merupakan bentuk kontribusi yang sangat berarti,” tambahnya.
Atin menekankan, pentingnya menjaga keterbukaan dan semangat kebersamaan dalam setiap tahapan pembangunan agar kepercayaan masyarakat dan para donatur tetap terpelihara.
Menurutnya, pengelolaan bantuan secara terbuka dan bertanggung jawab merupakan bagian penting dari upaya menjaga amanah masyarakat dalam pembangunan rumah ibadah.
Dengan dukungan masyarakat, pengurus DKM, serta para donatur, pembangunan Masjid Al Mutaqin diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan segera memberikan manfaat bagi warga Desa Kedungjeruk dan sekitarnya.
Keberadaan masjid tersebut, nantinya diharapkan mampu menjadi pusat kegiatan ibadah, pendidikan agama, pembinaan akhlak generasi muda, serta mempererat ukhuwah Islamiyah.
Momentum pembangunan ini, sekaligus menjadi pengingat bahwa kebersamaan dan kepedulian sosial merupakan modal penting dalam membangun lingkungan yang harmonis dan religius.
Melalui semangat gotong royong, masyarakat diharapkan terus menjaga persatuan dan menanamkan nilai-nilai kebaikan agar pembangunan Masjid Al Mutaqin dapat menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat di dalamnya.
(Ifan)









Komentar