KARAWANG, Patriotjabar.com — Kondisi bangunan Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) Sabilul Muttaqin yang berlokasi di Dusun Rawasari RT 07/RW 03, Desa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang, memprihatinkan. Bangunan yang dilaporkan mengalami kerusakan parah selama kurang lebih 10 tahun tersebut membutuhkan perhatian dan bantuan rehabilitasi dari pemerintah.
Kerusakan bangunan, yang telah berlangsung bertahun-tahun itu menimbulkan kekhawatiran terhadap kenyamanan dan keselamatan para santri serta tenaga pengajar saat kegiatan belajar-mengajar berlangsung.
Di tengah keterbatasan, sarana dan prasarana, pihak pengelola madrasah bersama masyarakat sekitar berupaya mempertahankan keberlangsungan pendidikan agama bagi anak-anak di lingkungan setempat.
Keberadaan MDTA Sabilul Muttaqin, dinilai memiliki peran penting dalam memberikan pendidikan keagamaan sekaligus membentuk karakter dan akhlak generasi muda. Namun, kondisi bangunan yang mengalami kerusakan membutuhkan penanganan agar kegiatan belajar dapat berlangsung dengan lebih aman dan nyaman.

Salah seorang warga Desa Gombongsari, mengungkapkan keprihatinannya atas kondisi madrasah tersebut. Menurutnya, kerusakan yang berlangsung selama bertahun-tahun perlu mendapat perhatian serius dari instansi terkait, belum pernah dapat bantuan pembangunan atau pun perbaikan, dari pemerintah daerah dan pusat.
Warga berharap, pemerintah dapat meninjau langsung kondisi bangunan serta melakukan pendataan untuk menentukan bentuk bantuan yang dibutuhkan.

“Harapan kami, pemerintah bisa segera turun langsung melihat kondisi madrasah ini. Bangunan yang sudah lama mengalami kerusakan perlu mendapatkan perhatian agar anak-anak bisa belajar dengan aman dan nyaman,” ungkap warga tersebut.
Warga, berharap MDTA Sabilul Muttaqin dapat memperoleh bantuan rehabilitasi, baik melalui program pemerintah daerah maupun kementerian terkait, sesuai dengan kewenangan dan persyaratan yang berlaku.
Menurut warga, perbaikan fasilitas pendidikan keagamaan sangat diperlukan agar para santri tidak terus-menerus belajar di tengah kondisi bangunan yang memprihatinkan.
Masyarakat pun meminta instansi terkait, termasuk Pemerintah Kabupaten Karawang dan Kementerian Agama, untuk meninjau kondisi madrasah serta memeriksa kemungkinan dukungan anggaran rehabilitasi sesuai program yang tersedia.
Masyarakat berharap, aspirasi tersebut, mendapat perhatian sehingga MDTA Sabilul Muttaqin dapat segera memperoleh penanganan yang dibutuhkan demi menunjang keberlangsungan pendidikan agama bagi generasi penerus di Desa Gombongsari, Kecamatan Rawamerta, Kabupaten Karawang.
(Mir)










Komentar