Karawang MOTEKAR di Usia ke-393, Bupati Aep: Pembangunan Harus Berdampak Langsung bagi Masyarakat

KARAWANG || Patriotjabar.com — Memasuki usia ke-393 tahun, Kabupaten Karawang terus mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui semangat MOTEKAR, yakni Maju, Optimis, Tangguh, Efektif, Kolaboratif, Adaptif, dan Responsif.

Semangat tersebut, menjadi landasan Pemerintah Kabupaten Karawang dalam menjalankan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian indikator pemerintahan, tetapi juga diarahkan agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berbagai capaian pembangunan, turut menjadi bagian dari perjalanan Karawang sepanjang 2025. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Karawang tercatat mencapai 74,59 poin, meningkat dari 73,82 poin pada 2024. Sementara angka kemiskinan turun menjadi 7,08 persen dari sebelumnya 7,86 persen.

Di sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) berhasil ditekan menjadi 7,99 persen. Pertumbuhan ekonomi juga mengalami peningkatan dari 4,20 persen menjadi 5,06 persen. Sedangkan PDRB per kapita meningkat menjadi Rp130,65 juta.

Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh menegaskan, bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta berbagai elemen lainnya.

“MOTEKAR bukan sekadar slogan. Ini adalah semangat kerja bersama untuk memastikan pembangunan Karawang terus bergerak maju dan manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi menjadi kunci untuk mewujudkan Karawang yang semakin maju, tangguh dan sejahtera.”tegasnya.

Menurutnya, pembangunan harus terus diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi masyarakat, perluasan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Selain capaian indikator pembangunan, Pemkab Karawang berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI, Juara 1 Kabupaten/Kota Informatif Tingkat Provinsi Jawa Barat, predikat Kualitas Tinggi Tanpa Maladministrasi dari Ombudsman RI, serta peringkat pertama Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) se-Jawa Barat Tahun 2025.

Karawang meraih Juara 3 Nasional Indonesia’s SDGs Action Awards 2025 dan Peringkat IV Nasional JDIH dengan predikat AA (Istimewa).

Bupati Aep mengatakan, berbagai penghargaan tersebut harus dipandang sebagai motivasi untuk terus melakukan pembenahan, bukan sebagai tujuan akhir.

“Penghargaan adalah bentuk apresiasi atas kerja yang sudah dilakukan. Tetapi yang paling penting bagi kami adalah bagaimana kinerja pemerintah benar-benar memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ke depan, kita harus terus meningkatkan transparansi, efektivitas pelayanan dan kualitas pembangunan.”ucapnya.

Peringatan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 tahun ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat. Mulai dari Job Fair Online dengan 2.000 lowongan pekerjaan, alokasi khusus 393 lowongan bagi pekerja Desil 1, 2 dan 3, bazar UMKM dan pangan murah, kegiatan keagamaan, pesta rakyat dan budaya, hingga berbagai program pelayanan kesehatan.

Bupati Aep berharap, momentum Hari Jadi Karawang ke-393 dapat menjadi titik penguatan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

“Mari kita jadikan Hari Jadi Kabupaten Karawang ke-393 ini sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dan kolaborasi. Pemerintah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dan membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk bersama-sama membangun Karawang.”harapnya.

Dengan semangat MOTEKAR, Pemkab Karawang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik menuju Karawang yang semakin informatif, inovatif, dan terpercaya.

(Red)

Komentar

Berita Update