KARAWANG || Patriotjabar.com – Kondisi rumah milik Suryadi, warga Dusun Tegalasem RT 14/RW 06, Desa Kertasari, Kecamatan Rengasdengklok, Kabupaten Karawang, sangat memprihatinkan dan nyaris roboh akibat lapuk dimakan usia.
Sebagian besar, dinding rumah yang terbuat dari anyaman bambu (bilik) di bagian belakang serta sisi kanan dan kiri sudah rapuh dan keropos. Selain itu, kondisi atap bangunan juga mengalami kerusakan cukup parah, dengan beberapa balok kayu penyangga terlihat ambruk. Struktur bangunan tampak miring karena tiang penyangga utama dan lantai rumah sudah tidak lagi berfungsi secara optimal.
Kondisi tersebut, menimbulkan kekhawatiran bagi Suryadi dan keluarganya. Rasa cemas selalu menghantui, terutama saat hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Mereka khawatir rumah yang ditempati sewaktu-waktu ambruk dan membahayakan keselamatan seluruh penghuni.
Suryadi mengaku, sangat berharap adanya bantuan dari Pemerintah Kabupaten Karawang melalui program Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu). Keterbatasan ekonomi yang dialaminya membuat keluarga tersebut tidak memiliki kemampuan untuk memperbaiki atau merenovasi rumah secara mandiri.

Ironisnya, rumah milik Suryadi disebut telah beberapa kali didata dan diusulkan untuk mendapatkan bantuan Rutilahu. Namun hingga kini, bantuan yang diharapkan belum juga terealisasi.
Melalui pemberitaan ini, Suryadi berharap Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, beserta instansi terkait dapat memberikan perhatian dan mengambil langkah cepat untuk membantu keluarganya. Ia berharap pemerintah daerah segera merealisasikan bantuan Rutilahu agar dirinya dan keluarga dapat menempati rumah yang aman, nyaman, dan layak huni.
“Harapan saya hanya ingin memiliki rumah yang aman untuk ditempati bersama keluarga. Semoga pemerintah dapat membantu melalui program Rutilahu,” ujar Suryadi.
(Gunawan)






Komentar