KARAWANG || Patriotjabar.com – Pelaksanaan proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di Desa Sindangmukti, Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan publik. Proyek yang dikerjakan oleh kelompok P3A Tani Makmur Jaya tersebut diduga tidak dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis pekerjaan pasangan batu.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, pasangan batu pada saluran irigasi diduga tidak menggunakan batu muka (batu tampak) sebagaimana lazim diterapkan dalam pekerjaan pasangan batu. Padahal, penggunaan batu muka bertujuan menghasilkan konstruksi yang lebih rapi, kokoh, dan sesuai dengan standar teknis. Kondisi tersebut menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan dilakukan secara kurang cermat sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kualitas hasil pembangunan.
Selain dugaan ketidaksesuaian teknis, terdapat pula informasi bahwa Kepala Desa Sindangmukti diduga terlalu jauh mengintervensi pelaksanaan kegiatan yang semestinya menjadi kewenangan kelompok P3A Tani Makmur Jaya sebagai pelaksana swakelola program P3-TGAI. Apabila benar terjadi, kondisi tersebut berpotensi mengurangi independensi kelompok pelaksana dalam menjalankan program sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

Sejumlah pihak berharap instansi terkait segera melakukan pemeriksaan lapangan untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan program, sehingga kualitas bangunan serta pemanfaatan anggaran tetap dapat dipertanggungjawabkan.
Hingga berita ini disusun, pihak pelaksana maupun Pemerintah Desa Sindangmukti belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak terkait, Patriotjabar.com akan memuatnya sebagai bagian dari prinsip pemberitaan yang berimbang.
(Epeng/Junaedi)










Komentar