Kisah Pilu Ibu Sarwi Jadi Pengingat Pentingnya Respons Cepat Pemerintah Tangani Rumah Roboh

Karawang || Patriotjabar.com – Sudah enam bulan berlalu sejak rumah milik Ibu Sarwi, warga Dusun Jatiboros RT 15/RW 05, Desa Kertajaya, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, roboh akibat kondisi bangunan yang lapuk diterjang hujan deras disertai angin kencang pada awal Januari 2026.

Beruntung, dalam peristiwa yang terjadi pada malam hari tersebut, seluruh anggota keluarga berhasil menyelamatkan diri. Bagian rumah yang ambruk berada di sisi belakang, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejak kejadian itu Ibu Sarwi bersama keluarganya terpaksa menumpang tinggal di rumah kerabat karena rumah mereka sudah tidak layak dihuni.

Selama enam bulan, menjalani kehidupan dengan menumpang, keluarga Ibu Sarwi tidak hanya menghadapi kesulitan secara ekonomi, tetapi juga beban psikologis yang semakin berat. Keterbatasan informasi serta kepanikan saat menghadapi musibah diduga menjadi salah satu penyebab keluarga tersebut belum memperoleh bantuan dari pemerintah.

Mereka berharap, adanya pendampingan dari pihak terkait agar dapat mengakses program bantuan sosial maupun bantuan perbaikan rumah.

Dengan penuh harap, Ibu Sarwi memohon perhatian Pemerintah Kabupaten Karawang, khususnya Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, agar dapat membantu renovasi rumahnya.

“Saya berharap rumah saya segera mendapat bantuan untuk dibangun kembali agar kami bisa menempatinya lagi. Saya merasa malu terus-menerus harus menumpang tidur di rumah saudara. Mohon bantuannya Bapak Bupati Haji Aep secepatnya,” ujar Ibu Sarwi kepada media, Senin (06/07/2026).

Kisah pilu, dialami Ibu Sarwi menjadi pengingat pentingnya respons cepat dan sinergi antara masyarakat, pemerintah desa, hingga pemerintah daerah dalam penanganan warga terdampak bencana.

Pendataan dan verifikasi lapangan secara proaktif oleh dinas terkait dinilai sangat penting agar masyarakat yang mengalami musibah tidak terjebak dalam ketidakpastian birokrasi serta dapat segera memperoleh haknya melalui program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) maupun bantuan sosial kebencanaan.

Hingga kini, keluarga Ibu Sarwi masih menanti uluran tangan dan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Karawang. Diharapkan, melalui komunikasi yang baik serta langkah nyata dari seluruh pemangku kepentingan, penanganan rumah roboh tersebut dapat segera direalisasikan sehingga Ibu Sarwi dan keluarganya kembali memiliki tempat tinggal yang aman, nyaman, dan layak huni.

(Gugun)