Bansos Lansia Diduga Dikemplang Sejak 2023, Bupati Saepul Bahri Binzein: Sudah Ditangani Pihak Kepolisian

Purwakarta || Patriotjabar.com – Dugaan pengemplangan dana bantuan sosial (bansos) milik seorang lansia bernama Ma Ecih, warga Desa Ciwareng, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, kini memasuki babak baru. Kasus tersebut resmi ditangani pihak kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Informasi penanganan perkara itu disampaikan langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein, yang akrab disapa Om Zein, melalui akun media sosial pribadinya, Sabtu (21/2/2026).

Dalam keterangannya, Om Zein menegaskan bahwa proses hukum sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum dan Pemerintah Kabupaten Purwakarta berkomitmen mengawal penanganannya.

“Terkait dugaan adanya oknum yang memplang dana bantuan sosial milik Ma Ecih, saat ini kasus tersebut telah ditangani oleh pihak kepolisian. Proses hukum sepenuhnya kita serahkan kepada aparat penegak hukum untuk diproses sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujar Om Zein.

Menurutnya, dugaan pengemplangan bansos tersebut disebut-sebut telah berlangsung sejak tahun 2023 hingga 2025 dan seterusnya. Jika terbukti bersalah, pelaku diminta mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.

“Dugaan pengemplangan ini disebut terjadi sejak tahun 2023 hingga 2025 dan seterusnya. Atas perbuatan tersebut, pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku,” lanjutnya.

Kasus ini sebelumnya menyita perhatian publik setelah muncul dugaan bahwa bansos yang seharusnya diterima Ma Ecih tidak sampai ke tangan penerima. Warga pun mempertanyakan mekanisme penyaluran bantuan sosial di tingkat desa.

Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap melalui proses hukum yang sedang berjalan, Ma Ecih dapat memperoleh kembali haknya. Pemkab juga menegaskan komitmennya untuk melindungi hak masyarakat kecil serta memastikan penyaluran bansos berjalan akuntabel, transparan, dan tepat sasaran.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait dugaan tersebut.

(Muklis)

Komentar